setiap
insan gerenti ada jalan cerita hidup nya masing2..
ada yang diuji dengan KESENANGAN.. dan ada pula yang di test dengan KESENGSARAAN..
2 situasi ni sudah
konfem2 lah berbeza..
___________________________________________________________________________________
FIRMAN ALLAH:
كُلُّ نَفۡسٍ۬ ذَآٮِٕقَةُ ٱلۡمَوۡتِۗ وَنَبۡلُوكُم بِٱلشَّرِّ وَٱلۡخَيۡرِ فِتۡنَةً۬ۖ وَإِلَيۡنَا تُرۡجَعُونَ
Every soul must taste of death and We try you by evil and good by way of probation; and to Us you shall be brought back. (21:35)
Dan Kami menguji kamu dengan kesusahan dan kesenangan sebagai dugaan;
dan kepada Kami-lah kamu semua akan dikembalikan. (21: 35)
___________________________________________________________________________________
berdasarkan tafsiran Ibnu 'Abbas, setiap manusia mempunyai tahap ujian yang berbeza dan setiap ujian itu tidaklah melebihi kemampuan setiap individu tersebut.
___________________________________________________________________________________
لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفۡسًا إِلَّا وُسۡعَهَاۚ
Allah does not impose upon any soul of duty but to extent of its ability; (2:286)
Allah tidak memberi kesusahan seseorang hamba melainkan apa yang terdaya olehnya. (2: 286)
___________________________________________________________________________________
Merujuk kepada ayat di atas, setiap ujian yang Allah berikan adalah bersesuaian dengan kemampuan seseorang manusia tersebut. Allah tidak akan membebani hambaNya diluar kemampuan hambaNya.
Rasulullah S.A.W. menyatakan bahawa setiap apa jenis ujian yang Allah berikan kepada kita, adalah bukti cintaNya kepada kita. Hadith dari Anas bin Malik menyatakan Rasulullah
S.A.W. bersabda;
___________________________________________________________________________________
إن عظم الجزاء مع عظم البلاء ، وإن الله تعالى إذا أحب قوما ابتلاهم ، فمن رضي فله الرضا ، ومن سخط فله السخط
Sesungguhnya besarnya ganjaran itu dinilai pada besarnya bala’ yang
menimpa. Dan sesungguhnya Allah itu apabila mencintai sesuatu kaum, maka
akan mereka itu diberi dugaan. Oleh sebab itu barangsiapa yang redha
dengan ujian yang menimpa, dia akan memperoleh keredhaan Allah dan
barangsiapa yang tidak maka padanya kemurkaan Allah.
[Riwayat
al-Tirmidzi, al-Albani menyatakannya sebagai hasan dalam Sahih dan
Dha’if Sunan al-Tirmidzi.]
___________________________________________________________________________________
Maka, sudah menjadi lumrah bagi kita yang bernafas di muka bumi Allah yang tercinta ini. Ujian, dugaan, cabaran, cubaan, mahupun apa an sekalipun adalah asam garam dalam kehidupan. Bersabarlah, bersabarlah, bersabarlah.
apa yang ingin dilihat adalah sejauh mana kita
menghandle benda tersebut dengan penuh kesweetan dan kehenseman hati,
jiwa, dan raga... ^_^
Ana ingin berpesan kepada diri ana sendiri dan semua sahabat2, tanganilah sesuatu itu dengan penuh kesabaran. InsyaAllah sesuatu kesabaran itu akan mendatangkan sesuatu yang tidak disangka2 kepada diri kita.. wallahualam.. Percayalah, Allah sentiasa mendengar setiap keluhan rasa, sakit di hati, gelisah dan apa jua perasaan yang menyelubungi hati kita.
Last but not least :
___________________________________________________________________________________
Firman Allah,
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱسۡتَعِينُواْ بِٱلصَّبۡرِ وَٱلصَّلَوٰةِۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّـٰبِرِينَ
O you who believe! seek assistance through patience and prayer; surely Allah is with the patient.(2:153)
Wahai orang-orang yang beriman! Mintalah pertolongan dengan sabar dan
solat, sesungguhnya Allah bersama-sama orang yang sabar. (2:153)
0 comments:
Post a Comment